• Tim Sukses Negarawan Muda

7 Kebiasaan Orang Efektif…yang mudah-mudahan akan menjadi kebiasaan kita juga



Hai, Negarawan Muda! Hari ini kami akan bercerita sedikit tentang sebuah buku berjudul The 7 Habits of Highly Effective People yang ditulis oleh Stephen Covey. Mungkin sebagian besar dari kalian sudah pernah membaca, atau mendengar tentang buku ini. Gosipnya, buku ini adalah kitab suci para motivator.

Kami (sudah jelas) bukan motivator, namun setelah membaca buku ini, kami sadar bahwa selama ini kami belum menjadi manusia yang efektif. Jadi, ya, selain untuk terus mengingatkan diri sendiri, kami menulis artikel ini untuk mengingatkan Anda.

Habit 1: Be Proactive

Pernahkah Anda merasa bahwa hidup ini tidak adil dan sungguh-menyulitkan? (Ya, mungkin tidak perlu sedramatis itu). Nah, di situlah pentingnya menjadi seseorang yang proaktif. Proaktif bukan hanya sekedar memiliki inisiatif, melainkan bertanggung jawab atas diri sendiri. Apa yang kita lakukan adalah hasil dari keputusan kita, bukan dari kondisi. Sebenarnya dengan menyadari pentingnya menjadi seseorang yang proaktif, kita bisa melihat setiap aspek kehidupan dengan kacamata yang lebih realistis dan solution-minded.

Habit 2: Begin with the End in Mind

Setiap kali melakukan sesuatu, ingatlah apa tujuan akhirnya. Misalnya, seorang pendaki gunung sedang kelelahan dan mulai patah semangat. Dengan terus mengulang, “Duh, capek banget” atau “Gila ya, masih jauh banget,” si pendaki mungkin ujung-ujungnya akan turun gunung. Namun, apabila ia terus mengingatkan dirinya sendiri bahwa tujuannya dari awal adalah untuk mencapai puncak, ia akan mendapat kekuatan dan semangat tambahan untuk meneruskan perjalanannya.


Habit 3: Put First Things First

Membuat prioritas itu penting. Ingat, satu hari hanya ada 24 jam (belum dipotong waktu istirahat, makan dan mandi) dan Anda hanya punya 2 tangan. Jadilah seseorang yang realistis dengan membuat daftar prioritas. Tidak hanya realistis, dengan memiliki daftar prioritas Anda tidak akan kebingungan ‘harus mulai dari mana’, karena yah…Anda sudah tahu harus mulai dari hal penting yang mana.

Habit 4: Think Win/Win

Semua menang, semua senang. Berpikir win/win berarti melihat kehidupan sebagai suatu zona yang kooperatif, dan bukan kompetitif. Dari kecil kita sudah diajari untuk tidak suka menang sendiri, nah, sekarang adalah saatnya untuk menerapkan hal tersebut. Di lingkungan pekerjaan ataupun personal, mindset untuk mencari win/win solution akan membuat kita menjadi seseorang yang efektif, dan tentunya tidak egois.


Habit 5: Seek First to Understand, Then to Be Understood

Kita tentu sangat ingin dimengerti, tetapi terkadang kita lupa untuk mengerti orang lain. Sungguh kisah yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Stephen Covey percaya bahwa dengan mencoba mengerti sebelum memaksa untuk dimengerti, Anda akan menguasai hal terpenting dalam hubungan interpersonal: menjadi pendengar yang baik dan efektif. Kita baru bisa dibilang sebagai seorang pendengar yang efektif ketika berhasil memposisikan diri di dalam perspektif orang tersebut, bukan hanya sekedar mengulang kata-katanya.


Habit 6: Synergize

Salah satu tantangan yang biasa dihadapi saat bekerja dengan orang lain adalah perbedaan tiap individu yang terlihat sebagai penghalang, atau faktor yang akan memperlambat proses. Sinergi sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan atas tujuan bersama. Jangan lupa bahwa setiap orang memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda-beda, dan sinergi kreatif akan tercapai apabila potensi tiap individu dalam tim tergali secara maksimal.


Habit 7: Sharpen the Saw

Bukan, ini bukan tentang film Saw. Kebiasaan ketujuh ini bertujuan untuk mengingatkan kita agar terus memperbaharui diri dalam keempat bidang dasar: fisik, sosial/emosional, mental, dan rohani. Pastikan juga bahwa ada keseimbangan yang terjadi di antara keempat aspek ini. Ingat, gergaji akan tumpul kalau tidak diasah terus, begitu pula dengan Anda.

Ditulis oleh:


Marsha Habib

Marsha Habib percaya bahwa salah satu cara terbaik untuk belajar adalah dengan menulis mengenai hal tersebut. Jadi kalau kalian merasa apa yang ditulisnya membingungkan, ingat saja, "Namanya juga masih belajar."


Testimonial Negarawan Muda

Saya hampir tdk pernah beli batik jadi, tapi kemarin pas coba langsung suka bgt.

Great job.

- @wishnutama

Terima kasih @sayanegarawan yang selalu membantu aku menjadi lebih pede dan karismatik dengan pilihan pilihan batik kalian.

- @giring

Mereka tahu banget apa yg harus mereka lakukan terhadap produknya dan mereka tahu banget bagaimana nyari batik yg cocok untuk calon pembelinya. [...] Jadi gue cukup merasa nyaman dan cukup merasa aman untuk beli Negarawan.

- @igamassardi

Subscribe untuk update

  • Instagram Clean Grey
  • Twitter Clean Grey